Strategi Influencer Marketing dalam Memperkuat Brand Multifinance
Pelajari bagaimana perusahaan multifinance dapat menghasilkan leads penjualan dari luar partner channel dengan memperkuat brand image
Perusahaan multifinance sering kali memiliki ketergantungan tinggi terhadap mitra strategis seperti dealer otomotif dan platform e-commerce untuk membangun merek mereka. Namun, ketergantungan ini belum tentu berkelanjutan dalam jangka panjang, terutama karena mitra sendiri mengalami penurunan kinerja. Berdasarkan Gaikindo (2025), penjualan otomotif pada 2024 turun 17% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total penjualan mobil tidak pernah mencapai 1,2 juta unit sejak 2015. Meskipun menjaga kemitraan yang kuat tetap penting, tren ini menyoroti perlunya merek multifinance untuk memperkuat identitas mereka sendiri dan mengeksplorasi strategi alternatif.
Riset dari MarkPlus menunjukkan bahwa 61,7% orang yang mempercayai merek multifinance melakukannya karena reputasi perusahaan, sementara 45,6% mendasarkan kepercayaan mereka pada pengalaman positif. Untuk meningkatkan kepercayaan ini, merek multifinance dapat memanfaatkan influencer marketing. Sebanyak 80% konsumen merasa lebih mudah terhubung dengan influencer, menjadikan mereka advokat yang kuat dalam membangun reputasi merek.
Namun, 67% influencer tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang industri multifinance. Banyak yang mengaitkannya dengan produk keuangan lain seperti investasi dan P2P lending, bukan dengan layanan inti multifinance. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi dan komunikasi yang jelas kepada influencer saat bekerja sama dalam mempromosikan produk multifinance.
Untuk memastikan kolaborasi yang efektif dengan influencer, merek perlu berfokus pada tiga aspek utama:
- Mencegah Kesalahpahaman Produk – Berikan influencer panduan strategis mengenai merek, termasuk portofolio produk yang rinci, arahan jelas untuk inisiatif mendatang, pesan utama, dan hasil yang diharapkan.
- Menargetkan Audiens yang Tepat – Selaraskan konten dengan demografi, minat, dan perilaku audiens yang sesuai dengan tujuan merek.
- Membangun Persepsi Merek – Bagikan panduan merek agar influencer dapat menyampaikan pesan, nada, dan nilai merek dengan selaras.
Karena influencer berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan kredibilitas di tahap awal customer path, keberhasilan pemasaran melalui influencer harus diukur melalui:
- Brand Perception & Awareness: Brand Lift Studies, Follower Growth & Sentiment
- Engagement & Interaction: Engagement Metrics, User-Generated Contents
- Conversion & Performance: CTR & Website Visits, Discount Code or Unique Link
- Ad Effectiveness: A/B Testing, Multi-Touch Attribution
Dengan menerapkan strategi ini, merek multifinance dapat mengurangi ketergantungan pada mitra eksternal, memperkuat kehadiran merek secara langsung, serta memanfaatkan influencer secara efektif untuk menjangkau lebih banyak pelanggan potensial.